Rabu, 26 September 2012

LOMBA PIDATO DAN UTSAWA DHARMA GITA


Danrem 163/WSA Gelar Lomba Pidato dan Utsawa Dharma Gita.

Tak dapat dipungkiri bahwa tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap menghendaki peran aktif para Babinsa, Babinkamtibmas maupun perbekel/ kepala Desa selaku ujung tombak Pembina masyarakat guna mendukung upaya pemerintah dalam rangka memelihara ketertiban dan keamanan wilayah.

Hal tersebut dikatakan Danrem 163/Wira Satya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Aster Kasdam IX/Udayana ketika membuka lomba pidato berbahasa bali dan lomba utsawa Dharma Gita di Gedung Serba Guna Makorem 163/Wira Satya, Jl PB Sudirman, Denpasar senin (24/9).

Materi pidato yang berkisar tentang 4 Pilar Kebangsaan itu harus disampaikan oleh setiap peserta lomba dengan menggunakan bahasa daerah (Bali). Diselenggarakan Korem 163/WSA Dalam rangka melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif sekaligus memeriahkan HUT ke-67 TNI.

Dalam technical meeting ditentukan setiap Kodim di jajaran Korem 163/WSA menampilkan 2 Babinsa, 2 Binkamtibmas dan 2 orang Perbekel/Kepala Desa yang ada di wilayahnya sedangkan Lanal Benoa dan Lanud Ngurah Rai masing-masing menampilkan 2 orang bintaranya Kecuali Kodim 1611/Badung menampilkan 4 orang Babinkamtibmas dan 4 orang Perbekel , sehingga total keseluruhan berjumlah 52 orang.

Maksud dan tujuan diadakannya perlombaan ini adalah untuk meningkatkan sekaligus menguji kemampuan para Babinsa dalam berorasi atau menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada masyarakat sehingga melalui acara ini diharapkan kepada para peserta bisa mengambil pelajaran di dalamnya khususnya dalam menambah  wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Cinta Tanah Air, suatu pelajaran yang berguna pula bagi masyarakat sehingga peranan Babinsa dimanapun berada akan selalu menciptakan suasana yang positif.

Menurut Danrem Kolonel I.B. Purwalaksana, setiap prajurit Korem 163/WSA dimanapun bertugas dan berada dia harus bisa “mesima karma”, menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, istilahnya dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, harus bisa mencintai dan menghargai adat istiadat daerah yang menjadi binaannya termasuk di dalamnya adalah penguasaan bahasanya. Oleh karena itu pihaknya sengaja menggelar lomba orasi/pidato bagi para Babinsa, Binkamtibmas, maupun Perbekel dengan menggunakan bahasa Bali untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dalam kesiapan mereka dalam menjalankan tugas dilapangan, karena merekalah ujung tombak pembina masyarakat di Desanya.

Sementara itu Lomba Utsawa Dharma Gita dilaksanakan Tujuannya tiada lain adalah untuk meningkatkan pemahaman prajurit/PNS tentang ajaran agama, meningkatkan Srada dan bhakti sebagai landasan terbentuknya Akhlak mulia serta mengembangkan Dharma Gita khususnya di kalangan umat Hindu, memantapkan kerukunan hidup umat beragama hindu yang serasi dan harmonis.

Pelaksanaan Lomba Utsawa Dharma Gita digelar di aula persit Koorcabrem 163, di ikuti oleh 18 orang peserta dari Kodim-Kodim yang ada di Jajaran Korem 163/WSA. Keluar sebagai Juara-I perwakilan dari Kodim 1611/Badung, Juara-II Kodim 1616/Gianyar dan Juara-III Kodim 1619/Tabanan. 





Oleh penrem 163/Wira Satya




0 komentar:

Posting Komentar

 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template