Minggu, 08 September 2013

MAHASISWA WARMADEWA MENERIMA KULIAH UMUM DARI DANREM 163/WSA

 Danrem 163/WSA Beri Kuliah Mahasiswa Warmadewa

“Sebagai generasi penerus perjuangan para Pahlawan Bangsa, wujud penghormatan dan penghargaan kita yang paling mulia adalah mewarisi tradisi dan nilai-nilai kejuangan serta melanjutkannya untuk mengisi kemerdekaan”  Hal ini dikatakan Danrem 163/WSA Kolonel Inf Dr. Anton Nugroho, MMDS.,M.A. jumat  (6/9) ketika memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru di Kampus Universitas Warmadewa.


Kuliah umum yang berlangsung sekitar 1 jam di Aula Universitas Warmadewa tersebut mengangkat thema “Semangat Kebangsaan Generasi Muda dalam Mempertahankan 4 Pilar Kebangsaan”. dihadiri sekitar 350 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi.
 
Danrem ingatkan, bahwa mahasiswa juga memiliki tanggung jawab untuk ikut serta melestarikan nilai-nilai luhur sejarah perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.  Nilai-nilai yang telah ditulis dalam blue print sejarah perjuangan bangsa, menurut Danrem harus dapat kita transformasikan di era globalisasi melalui partisipasi aktif dalam mengisi pembangunan di segala bidang dan nilai-nilai perjuangan tersebut perlu kita jadikan sebagai sumber motivasi dan inspirasi dalam memberikan karya dan pengabdian terbaik bagi kemajuan masyarakat, Bangsa dan Negara.

Kemudian jika dihadapkan pada permasalahan kebangsaan saat ini maka para mahasiswa dituntut agar senantiasa mampu menjadi motivator dan penggerak masyarakat dalam membangun dan menumbuhkan kembali rasa nasionalisme, militansi dan jati diri sebagai Bangsa yang terhormat dan bermartabat.  


Hadir pada acara kuliah umum di Aula Warmadewa Kasiter Letkol Inf Leo Handoko, Kapenrem 163/WSA Mayor Inf Sriyono. Acara penutupan ditandai dengan pemberian cinderamata oleh Rektor Universitas Warmadewa kepada Danrem 163/WSA dan diakhiri dengan foto bersama.       (Penrem 163/WSA)
Continue Reading...

Selasa, 03 September 2013

PEMBUKAAN GELADI POSKO -1 KODIM 1623/KARANGASEM



Danrem 163/WSA Buka Geladi Posko-1 di Karangasem

Seluruh organisasi TNI-Angkatan Darat khususnya Satuan Kewilayahan di Indonesia termasuk Korem 163/Wira Satya giat latihan penanggulangan bencana alam. Hal tersebut dikatakan Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Dr. Anton Nugroho, MMDS.,M.A. Selasa (3/9) ketika mengawali pengarahannya kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodim seusai upacara pembukaan geladi Posko-1 di Lapangan Upacara markas Kodim 1623/Karangasem.

Lebih lanjut Danrem jelaskan, bahwa Latihan “Geladi Posko” ini diselenggarakan adalah untuk membantu Pemerintah Daerah setempat dalam mengantisipasi dan menangani terjadinya bencana alam, maupun  mengatur segala suatu yang berkaitan pengungsian, atau pemberian bantuan kemanusiaan, agar pelaksanaan roda pemerintahan disetiap kabupaten tetap dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Latihan Penanggulangan Bencana alam yang dilakukan para Prajurit TNI AD ini perlu  dilakukan mengingat posisi Indonesia sebagai Negara kepulauan, memiliki potensi kerawanan tersendiri terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari Tsunami, gempa bumi, tanah longsor, puting beliung dan lain-lainnya, dan tidak menutup kemungkinan bencana itu menimpa Bali. Oleh karena itu Menurut Danrem, sebagai implementasi dari Undang-Undang no.34 tahun 2004 sudah sewajarnya jika Korem 163/Wira Satya melatih Kodim-Kodim jajarannya dalam suatu kegiatan latihan yang sering disebut-sebut orang sebagai “ Geladi Posko “. Jika benar-benar bencana itu terjadi diharapkan kita bisa menanggulanginya dengan baik, minimal meminimalisir  jatuhnya korban, dan sebaliknya jika terjadi banyak korban disuatu desa berarti aparatnya para Babinsa, dan Danramilnya tidur, tidak bekerja sebagaimana mestinya, ujar Danrem 163/WSA.

Dalam situasi damai gelar Geladi Posko-1 disamping merupakan langkah antisipatif TNI Angkatan Darat juga merupakan sarana sosialisasi untuk memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat sekaligus meman­tapkan kesiapan personel Kodim-Kodim jajaran Korem 163/WSA berkaitan dengan mekanisme kegiatan prosedur hubungan komando dan staf, terutama kemampuan para staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan mela­ksanakan komando pengendalian operasi penanggulangan bencana alam termasuk penanganan pengungsi serta tehnik koordinasi yang baik dengan instansi terkait. 

Upacara pembukaan Geladi Posko-1 Kodim 1623/KRA dipimpin langsung oleh Danrem ditandai dengan penyematan pita tanda peserta latihan disaksikan segenap unsur Forum Koordinasi antar Pimpinan Daerah Kab. Karangasem, Para Dandim dan Para Komandan Detasemen jajaran Korem 163/WSA, Para Kasirem, Kepala BPBD, Kakesbanglinmas, Kasubdolog serta undangan lainnya. 
  
Menurut rencana latihan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dengan mengangkat Thema “Kodim 1623/Karangasem melaksanakan operasi bantuan penanggulangan akibat bencana alam, penanganan pengungsi dan bantuan kemanusiaan dalam rangka operasi bantuan TNI kepada pemerintah daerah ”. (Penrem 163/WSA).


Continue Reading...

Senin, 02 September 2013

PENANGGULANGAN BENCANA ALAM



Korem 163/WSA Latihan Penanggulangan Bencana
Kepala Staf Korem 163/Wira Satya Letnan Kolonel Arm Made Sukarwa bertindak mewakili Danrem (2/9), menjadi Inspektur Upacara pada Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam bertempat di lapangan Makorem 163/WSA Jalan PB. Sudirman, Denpasar. 

Sedangkan bertindak selaku Komandan Upacara adalah Perwira Seksi Latihan (Pasilat)Korem 163/WSA Mayor Inf Dewa Ketut Darmada. Menurut rencana Kegiatan Latihan Penanggulangan Bencana Alam ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 2 sampai dengan 5 september 2013.

Penanggulangan Bencana bukan berarti meniadakan atau menghapus bencana kehidupan umat manusia tetapi bertujuan untuk mengurangi jatuhnya jumlah korban personel maupun materiil yang ditimbulkan pada saat terjadinya bencana alam. 

Adapun Latihan Penanggulangan Bencana dilakukan adalah untuk mensinergikan kerjasama antara TNI  dengan Pemerintah Daerah maupun dengan instansi terkait lainnya dalam melaksanakan operasi bantuan kepada Pemerintah Daerah setempat melalui suatu kegiatan yang disebut Operasi Militer Selain Perang, sebagaimana dinyatakan dalam UU no.34 tahun 2004 tentang TNI .
 
Dalam hal ini Korem 163/WSA sebagai Satuan Komando Kewilayahan mempunyai tugas membantu Pemerintah Daerah dalam menangani bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan di wilayah, sehingga  pelaksanaan roda pemerintahan Provinsi Bali tetap dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Menurut Danrem 163/WSA dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem, Seluruh Satuan Kewilayahan di seluruh Indonesia termasuk Korem 163/Wira Satya gencar melakukan latihan penanggulangan bencana sebagai suatu langkah antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah masing-masing.

Usai upacara pembukaan acara dilanjutkan dengan pembekalan kepada peserta latihan yang terdiri dari Para Babinsa seBali di aula Makorem 163/WSA dengan pemberian materi antara lain: pengenalan jenis-jenis ancaman di Pulau Bali, Managemen Bencana alam, Peran TNI dalam Bencana alam, Mekanisme Pelaksanaan bantuan TNI, gelar posko, gelar komunikasi, pencarian korban, evakuasi korban, kesehatan, dapur lapangan dll yang dikoordinir oleh Pasilatrem 163/WSA Dw Darmada. 

Hadir dalam acara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana antara lain para Komandan Kodim dan Komandan Detasemen jajaran Korem 163/WSA, Para Kasirem 163/Wira Satya serta undangan lainnya.  (Penrem 163/WSA)

Continue Reading...
 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template