Minggu, 17 Maret 2013

SERTIJAB DANREM 163/WSA


Kolonel Dr. Anton Nugroho, MMDS, M.A. Danrem 163/Wira Satya

Denpasar, Sabtu (16/3), Kolonel Inf Anton Nugroho, MMDS,M.A. telah dilantik menjadi Komandan Korem 163/Wira Satya menggantikan seniornya Kolonel Inf Ida Bagus Purwalaksana, setelah melaksanakan corps raport dihadapan Pangdam IX/Udayana.



     Upacara serah terima jabatan yang  dilaksanakan di Aula MakodamIX/Udayana itu dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjend TNI Wisnu Bawa Tenaya. Ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat jabatan serta penyerahan tongkat komando, dilanjutkan dengan penyerahan Dhuaja (lambang kebesaran) Korem 163/WSA kepada pejabat Danrem baru yang disaksikan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Pratimun, para pejabat teras Makodam IX/Udayana, Ketua dan Pengurus Persit KCK PD IX/Udayana.

           Pejabat baru, Kolonel Inf Dr. Anton Nugroho, MMDS, M.A. sebelumnya adalah Direktur Pembinaan dan Pendidikan (Dirbindik) Akademi Militer, Magelang, sedangkan Kolonel Ida Bagus Purwalaksana usai sertijab ini segera kembali ke kampus melanjutkan tugas belajarnya sebagai siswa PPRA XLIX Lemhanas RI di Jakarta.

          Sebagai konsekwensi logis dari Sertijab Danrem 163/Wira Satya tersebut maka diserahterimakan pula jabatan Ketua Persit Koorcabrem 163 dari pejabat lama Ny Dewi Purwalaksana kepada Ny Tri Setyani B.U, S.E.

     Bersamaan dengan alih tugas Danrem 163/WSA, jabatan Danpomdam IX/Udayana juga diserahterimakan dari Kol Cpm Rusli Mauthuthihurie kepada Kol Cpm Muhammad Gultan S.E. kemudian Jabatan Asrendam IX/Udayana yang selama ini dipegang Kol Arh Bambang Murtiyoso sekarang diserahkan kepada penggantinya Letkol Kav Wawan Tjahjono S.E.

          Pangdam ketika memberikan sambutannya mengingatkan kembali tentang eksistensi Kodam IX/Udayana merupakan kompartemen strategis TNI-AD, mengemban tugas berat mengamankan kedaulatan negara serta keutuhan wilayah NKRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.

 Konsekuensi dari tugas ini, seluruh prajurit Kodam IX/Udayana tidak terkecuali Danrem 163/Wira Satya yang baru dituntut mampu melaksanakan tugas dengan baik guna menjaga situasi agar tetap kondusif dengan cara membangun kerjasama atau melakukan koordinasi yang terpadu antara seluruh staf yang ada. Oleh karena itu Pangdam minta para pejabat yang baru dilantik agar segera mempelajari tugas pokok sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan serta mampu memberikan warna positif dengan menciptakan suasana kerja yang kondusif sehingga mampu memotivasi anggota lebih giat bekerja guna peningkatan profesionalisme yang berbasis kinerja di satuan masing-masing. 

(Penrem 163/WSA).
Continue Reading...

Kamis, 14 Maret 2013

TRADISI SATUAN KOREM 163/WSA



Tradisi penerimaan warga baru Korem 163/Wira Satya

Denpasar, Kamis (14/3), di sela-sela padatnya dinamika kegiatan, dihadapkan dengan waktu yang ada warga Korem 163/Wira Satya masih bisa menyelenggarakan Acara tradisi penerimaan khususnya bagi warga baru yang akan melaksanakan tugas pengabdiaannya di Korem 163/Wira Satya.

Kehadiran warga baru tersebut tiada lain adalah Kolonel inf Anton Nugroho, MMDS., M.A. beserta isteri yang menurut rencana sebentar lagi akan dilantik menjabat sebagai Danrem 163/WSA berdasarkan SKEP Kasad nomor /58/III/2013 menggantikan seniornya Kolonel Inf Ida Bagus Purwalaksana yang saat ini sedang melaksanakan tugas pendidikan di Lemhanas di Bandung.

Adapun rangkaian acara tradisi penerimaan warga Korem 163/WSA yang baru tersebut dapat digambarkan sebagai berikut: Sekitar pukul 14.00 Kolonel inf Anton beserta ibu tiba di Markas Korem 163/WSA, Jl.PB Sudirman Denpasar. Di depan pos-1,  ketika turun dari kendaraan yang ditumpanginya langsung menerima dan membalas penghormatan dari pos jaga Korem, disana calon Danrem dan Ibu disambut oleh sang Hanoman dan sepasang remaja (jegeg/bagus) yang berbusana adat Bali, secara bersama-sama berjalan kaki menuju Lobby Markas diiringi gambelan bleganjur, dimana disisi kanan kiri jalan yang dilalui berjejer para anggota Makorem 163/WSA berdiri rapi  dengan sikap hormat, menyambut kehadiran calon Danrem 163/WSA.

Setelah berada di depan lobby Kolonel Anton dan ibu mengikuti kegiatan prosesi adat/Tradisi yakni menerima dan memakai seperangkat pakaian adat Bali, berupa sebuah Udeng putih dengan hiasan warna kuning keemasan, sangat serasi dengan saput yang dikenakan melingkar di pinggangnya. Sedangkan untuk ibu Anton diberikan sebuah selendang merah marun yang langsung dikenakan pada saat itu juga,

Acara Tradisi ini dimaksudkan bahwa sebagai warga baru di jajaran Korem 163/WSA harus bisa menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi atau adat istiadat yang berlaku di Bali, sebagaimana makna yang tersirat dalam Desa Kalapatra yakni dimana Bumi dipijak di situ Langit dijunjung.

Acara yang berlangsung sederhana namun hikmad dan penuh dengan nuansa keakraban dan kekeluargaan tersebut di hadiri Kasrem Letkol Arm Made Sukarwa, Para Dandim se-Bali, Para Komandan Detasemen, Para Kasi Korem 163/WSA, segenap Pengurus Persit KCK Koorcabrem 163 dan segenap Perwira, Bintara, Tamtama, Pegawai Negeri Sipil Makorem 163/WSA. (Penrem 163/Wira Satya)

           


Continue Reading...

Minggu, 03 Maret 2013

PENGHARGAAN TERHADAP VETERAN


Danrem 163/WSA beri apresiasi keluarga veteran Bali

Keberhasilannya dalam membina para Veteran sehingga terbentuk suatu wadah tunggal sebagai tempat bersilahturahmi, bersosialisasi, saling tukar menukar informasi serta temu kangen sesama pejuang kemerdekaan sehingga tetap solid seperti sekarang ini tidak terlepas dari peran Dewan Pimpinan Daerah Bali demikian pula upayanya dalam mendukung program pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf I.B.Purwalaksana sesaat sebelum memberikan sertifikat tanda penghargaan untuk keluarga pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan pada revolusi fisik 1945-1950.

Acara mesimakrama prajurit Korem 163/Wira Satyad engan keluarga pejuang kemerdekaan, pada Jumat (1/3) pagi di Monumen Nasional “Taman Pujaan Bangsa”di Desa Margarana, Tabanan, Bali, ditandai dengan pemberian sertifikat penghargaan untuk keluarga para pejuang kemerdekaan yang ada di Bali, diberikan langsung oleh Danrem kepada 9 orang perwakilan masing-masing kabupaten dan kota.

Tercatat veteran yang ada di Bali saat ini berjumlah 1371 orang teknis pemberian penghargaan selebihnya akan diteruskan oleh para Dandim yang ada di tiap-tiap Kabupaten sesuai alamat masing-masing. Usai penyerahan, acara dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan dan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Menurut Danrem moment ini sangat penting artinya karena bukan saja untuk mesimekrame dan mempererat tali salaturahmi tetapi sebagai penerus perjuangan bangsa yang kelak akan menerima tongkat estafet ini, maka mengingatkan kita semua bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Untuk itulah maka pihak Korem 163/WSA memberikan penghargaan dengan satu tujuan yakni tetap mempertahankan silaturahmi sekaligus merupakan wujud dan symbol penghormatan serta ikatan bathin yang kuat sesama putra bangsa.

Hadir pada acara penyerahan penghargaan tersebut al: Ketua Markas LVRI Bali IB.Ratja, para Dandim se-Bali, Kapolres Tabanan Kombes Dekananto, Staf Bupati Tabanan,  para Kasi dan Kabalakrem 163/Wira Satya serta segenap perwira jajaran Korem 163/Wira Satya.

(Penrem 163/Wira Satya)







































Continue Reading...
 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template