Kamis, 27 Desember 2012

PENGHIJAUAN DALAM KOTA DENPASAR


Danrem 163/WSA ajak warga Denpasar tanam Kamboja

Isu Pemanasan Global dan Perubahan Iklim (Climate Change) bukan lagi sekedar isapan jempol belaka, tapi sudah menunjukan bentuk & wujud yang sebenarnya kehadapan umat manusia di bumi dengan semakin tidak nyamannya bumi sebagai tempat tinggal ataupun hunian makhluk hidup. Berbagai fenomena alam yang cenderung mengalami penyimpangan pada akhir-akhir ini, seperti iklim yang kacau, panas yang Ekstrim berkepanjangan, intensitas curah hujan yang kelewat tinggi, banjir, angin ribut, puting beliung, banyak dikaitkan dengan isu pemanasan global tersebut. Hal tersebut tidaklah berlebihan bila melihat fakta dan hasil-hasil penelitian para ahli yang menunjukkan bahwa ada kecenderungan jumlah kadar gas rumah kaca seperti CO2 di atmosfer telah kelewat batas, dan terus menerus dimuntahkan dari bumi, sehingga semakin hari jumlahnya terus membumbung tinggi, dan ternyata sangat berkorelasi positif dengan semakin tingginya aktivitas manusia di Bumi yang dihasilkan dari berbagai aktifitas rumah tangga perkantoran, rumah sakit, sekolah/kampus, industrI, transportasi, dan lain-lain.

Berbagai bentuk antisipasi ataupun adaptasi sebagai wujud kepedulian telah melahirkan berbagai program maupun gerakan-gerakan lingkungan dalam upaya memerangi pemanasan global tersebut. Demikian pula ketika warga Korem 163/Wira Satya, bekerjasama dengan Bank Jawa Banten (BJB) yang berkedudukan di Denpasar serta instansi pemerintah terkait lainnya melakukan karya bhakti menanam pohon di seputar kota Denpasar.

Guna menutup lembar kegiatan di penghujung tahun 2012, Kamis pagi (27/12) Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel Inf IB.Purwalaksana juga mengajak warga masyarakat kota Denpasar untuk bersama-sama melakukan Karya Bhakti dengan menanam puluhan pohon Kamboja di lapangan Puputan Badung, Denpasar, yang sekarang ganti nama menjadi lapangan “I Gusti Ngurah Made Agung”

Dipilihnya pohon kamboja karena pohon ini selain bisa tumbuh besar sekalipun di daerah kering juga bunganya mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Rencananya pohon sebanyak itu akan ditanam di 3 tempat berbeda, yaitu di seputar Lapangan Puputan Badung 53 pohon, di taman Kota (Lumintang) Denpasar 15 pohon, dan selebihnya akan ditanam di Lingkungan Asrama Kompi-A (Raider), Kuta.

Menurut Danrem 163/WSA, Karya Bhakti tersebut merupakan program kerja Korem 163/WSA di bidang territorial yang dipadukan dengan program penanaman sejuta pohon yang dicanangkan SBY awal 2012 yang lalu.

Lebih lanjut dikatakan bahwa langkah yang luar biasa, kesadaran manusia yang semakin meningkat untuk memelihara lingkungannya sendiri tidak cukup hanya menanam sejuta pohon akan tetapi alam juga memerlukan perawatan sejuta pohon sehingga suatu saat nanti kita akan menikmati hasilnya, ujar Danrem 163/WSA Kolonel Inf Ida Bagus Purwalaksana.

Hadir pada acara penanaman pohon antara lain wakil Wali kota Denpasar AA Jaya Negara, Kadis Petamanan Kota Kt Wisada, pimpinan BJB Rizky Santika beserta Staf Pengurus Persit KCK Koorcabrem 163, para perwira Korem 163/WSA.

(penrem 163/WSA)


0 komentar:

Posting Komentar

 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template