Rabu, 21 Agustus 2013

TATAP MUKA DANREM 163WSA DENGAN PIMPINAN REDAKSI BALIPOST



Danrem 163/WSA Sambut Baik Rencana Balipost

Komandan Korem (Danrem) 163/WiraSatya Kolonel Inf Dr. Anton Nugroho. MMDS., M.A. rabu(21/8), menerima kunjungan keluarga besar wartawan dari media Balipost di Ruang Kerjanya  di Markas Korem 163/WSA  Jl PB Sudirman Denpasar, Bali.

Sebagaimana dengan yang lainnya, bahwa Kedatangan rombongan Wartawan Balipost yang di pimpin langsung oleh Pimpinan redaksi Gst Alit Purnata merupakan kunjungan yang biasa sebagai bagian dari silaturahmi. 

Pada kesempatan tatap muka tersebut kepada Danrem,  Alit Purnata menyampaikan rencana kegiatan gerak jalan santai “merah putih” Yang akan diselenggarakan oleh Balipost di seputar kota Denpasar adalah dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-68 Kemerdekaan RI.  



Gerak jalan ini nantinya melibatkan puluhan ribu warga masyarakat. Untuk itu diharapkan dukungan dan partisipasi dari Danrem 163/WSA beserta jajarannya sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan nanti dapat terselenggara lebih meriah, tertib, aman dan lancar.

Menurut Alit Purnata pada acara Gerak jalan sehat Merah Putih Balipost menyediakan Hadiah utama berupa 1 unit mobil dan 2 buah sepeda motor serta door prize menarik lainnya. Acara dilaksanakan pada hari minggu pagi (25/8) Start pada pukul 06.30 wita di lapangan parkir barat GOR Ngurah Rai kemudian bergerak menuju  Jln Supratman - Jln Nusa Indah - Art Centre -Jln Kamboja dan kembali/Finish di titik Start.  

Danrem 163/WSA menyambut baik gagasan Balipost  selanjutnya akan mengerahkan para prajurit beserta keluarganya semaksimal mungkin untuk lebih menyemarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus.

Acara silaturahmi yang hampir 1 jam itu dilaksanakan dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan keakraban, dihadiri Kasiter Letkol Inf Leo Handoko, Kasiintel Letkol Inf Agus Wernugroho, Kapenrem 163/WSA Mayor Inf Sriyono, acara di akhiri penyerahan secara simbolis kupon gerak jalan santai “Merah Putih” dari Pimred balipost yang diterima langsung oleh Danrem 163/Wira Satya. (Penrem 163/WSA)


Continue Reading...

Minggu, 18 Agustus 2013

PENJOR MERAH PUTIH SEMARAKKAN PULA BALI

Pepenjoran Merah Putih semarakkan pulau Dewata

penremwirasatya@gmail.com 17 Agustus 2013, membuat seluruh warga masyarakat Bali termasuk keluarga prajurit TNI/Polri  tampak lebih sibuk dari biasanya, mereka melakukan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT Ke-68 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Selain melakukan pembersihan lingkungan sekitarnya sambil bercengkrama, membuat pepenjoran merah putih dari bambu dihiasi janur kuning, juga memasang ider-ider merah putih di depan rumah masing-masing  hingga mengibarkan bendera dengan berbagai ukuran di mana-mana. Nampaknya ada rasa bahagia dan kebersamaan tujuan apalagi jika Bali dilihat dari pesawat udara maka seluruh daratan Pulau Dewata ini pasti penuh dengan warna merah dan putih.

Demikian pula pemasangan Pepenjoran yang digagas Pangdam IX/Udayana menambah maraknya Hari Jadi ke-68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, meski ide itu dicetuskan dan disosialisasikan dalam tenggang waktu relatif singkat, tetapi berkat sambutan antusias dari berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat budaya, pemuda dan birokrat termasuk dukungan Pemerintah Propinsi dan Kota/Kabupaten seBali serta stageholdernya, juga dukungan dari Polda Bali maka penjor merah putih tertancap di mana-mana.

Banyak kalangan berpendapat bahwa pemasangan pepenjoran merah putih yang notabene merupakan perpaduan bentuk  kearifan lokal dikombinasikan kedalam nuansa kebangsaan merupakan ide cerdas pada moment yang tepat.   Pemasangan pepenjoran merah putih merupakan wujud penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan, wujud kecintaan kita terhadap tanah air, kesadaran bela Negara sekaligus merupakan simbol dan sarana memelihara nilai-nilai luhur bangsa  dan nasionalisme warga masyarakat.  

Realita dilapangan upaya untuk menggugah semangat nasionalisme tak lepas dari peran Danramil dan Babinsa jajaran Korem 163/WSA yang senantiasa mengimbau kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.  “…..Kami menyadari, bagaimana dahulu para pahlawan pejuang kemerdekaan, bertaruh nyawa merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Mereka berusaha keras untuk kibarkan bendera merah putih sebagai lambang otoritas merdeka ditengah ancaman para penjajah  dan saat sekarang dalam masa damai dan merdeka, hanya memasang penjor merah putih saja masak tidak mau” ujar Danrem 163/WSA ketika melakukan sosialisasi.
Menurut Danrem 163/WSA  Kolonel Inf Dr. Anton Nugroho, MMDS.,M.A. selaku Ketua penyelenggara pemasangan pepenjoran di wilayah Bali, berdasarkan laporan para Dandim selaku ketua pelaksana di lapangan sudah terdata 16.092 pepenjoran yang terpasang di seluruh propinsi Bali. Tentu hal ini diluar dugaan kita semua karena awalnya Pangdam hanya menargetkan sekitar 13 ribuan saja, namun kenyataan di lapangan setelah dihitung secara detil oleh para Babinsa masing-masing Koramil yang tersebar di propinsi Bali, tercatat sebanyak 16.092 penjor.

Hal ini juga bisa merupakan barometer bahwa sesungguhnya jiwa nasionalisme warga masih ada dan bisa dibanggakan untuk mengawal negeri ini. Namun harapan dan kebanggaan itu hendaknya tidak hanya sebatas euforia semata tetapi  marilah bersama-sama kita tumbuhkan, pelihara dan implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari melalui kreatifitas, keakraban, semangat persatuan dan kesatuan, serta nasionalisme demi kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai ini.   Merdeka...!!!  
Continue Reading...

Kamis, 01 Agustus 2013

PEMASANGAN PENJOR MERAH PUTIH

Danrem 163/WSA berharap warga Bali pasang Penjor Merah Putih

        Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2013. Kodam IX/Udayana bekerja sama dengan POLRI dan Pemerintah Daerah Bali, serta segenap komponen masyarakat berencana melaksanakan pemasangan penjor merah putih di seluruh wilayah Desa dan Kelurahan se-Provinsi Bali.

Maksud dan tujuan pemasangan “Penjor Merah Putih” selain memeriahkan hari lahirnya NKRI juga untuk menggugah kembali nilai-nilai Nasionalisme, kebersamaan, Persatuan dan Kesatuan rakyat Bali khususnya nilai-nilai yang terkandung dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia serta kelangsungan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat sehingga diharapkan nilai-nilai luhur tersebut tidak akan luntur dari jiwa masyarakat Bali apalagi hanya karena tekanan perubahan/perkembangan Era Globalisasi.

Sehubungan dengan maksud tersebut di atas Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Dr Anton Nugroho MMDS.,MA. Mengharap segenap lapisan masyarakat Bali, untuk mendukung dan berpartisipasi secara sukarela memasang Penjor Merah Putih dalam rangka menyambut peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tgl 17 Agustus Tahun 2013.

Sebenarnya harapan ini juga sudah pernah dilontarkan oleh Danrem ketika rapat dengar pendapat dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Antar Pimpinan Daerah (Kopinda) se-Bali yang dilaksanakan di Aula Markas Korem 163/WSA Jln PB. Sudirman, Denpasar, beberapa waktu yang lalu, dimana hasil daripada pertemuan tersebut seluruh hadirin berpendapat yang sama, yakni setuju dan menyatakan dukungannya terhadap langkah terobosan pihak TNI/Polri dalam upaya pemeliharaan semangat/kesadaran Bela Negara.

Penjor Merah Putih yang nantinya berkibar di Pulau Dewata adalah merupakan perpaduan antara kearifan lokal dengan semangat nasionalisme rakyat Bali, dimana nantinya, pada hari Ulang Tahun NKRI tahun 2013 ini, seluruh Bali, khususnya wilayah daratan Bali akan didominasi oleh dua warna “merah dan putih” sekaligus menunjukkan kepada dunia tentang realita  jiwa Kebangsaan, Persatuan dan Kesatuan serta kehidupan rakyat Bali yang notabene ditopang kearifan lokal sebenarnya tak pernah pudar sepanjang masa.

           Adapun waktu dan tempat pemasangan Penjor bisa dimulai dari sekarang juga hingga 14 Agustus 2013 sudah terpasang secara serentak di sepanjang jalan depan Kantor Dinas/Instansi/Lembaga Pemerintah, seluruh, Desa dan Kelurahan di seluruh wilayah Bali. Penjor dipasang di kanan kiri jalan raya utama, disesuaikan dengan kondisi jalan dari masing-masing wilayah, desa dan kelurahan ditegakkan sedemikian rupa sehingga tidak terlalu padat ataupun renggang. (Penrem163/Wira Satya
Continue Reading...
 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template