Kamis, 28 November 2013

TES URINE DI MAKOREM 163/WSA



40 Prajurit Baru Korem 163/WSA Mendadak Tes Urine.

Apa untungnya mengkonsumsi Narkoba…? Apa ada pemakai narkoba yang sukses jadi pemimpin bangsa…? Apa ada prajurit yang kariernya menanjak gara-gara memakai narkoba…? atau adakah putra putri kita menjadi juara umum karena mengkonsumsi narkoba? Jawabnya tentu TIDAK. Bahkan  yang terjadi malah sebaliknya, yang kaya jadi miskin, yang dulu bahagia kini menjerit, yang tenar dan terkenal pasti akan kehilangan segala-galanya”. Demikian pengarahan Kasiintelrem 163/WSA letkol Inf Agus Wernugroho ketika akan menggelar kegiatan tes urine bagi prajurit baru, yang akan melaksanakan tugas pembinaan territorial, Kamis (28/11) di lapangan upacara di Makorem 163/WSA, Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Narkoba memang liar, peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Konsumen obat-obatan terlarang ini sangat banyak, istilahnya  tak kenal batas wilayah, status sosial, usia, jenis kelamin dll. Karena liarnya itulah maka dengan leluasa bisa beredar kemana-mana, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa, dari rumah kumuh hingga gedung mewah, dari perkantoran swasta maupun pemerintah, dari perumahan umum hingga perumahan dinas TNI.

Untuk mengantisipasi hal itu terjadi di lingkup Korem 163/WSA, maka Letkol Inf Agus Wernugroho mengajak semua anggota yang ada di jajaran tim intelrem ditambah 40 orang prajurit baru (transit) yang akan melaksanakan tugas di lingkungan Makorem 163/WSA untuk tes urine.

Menurut Kasiintel, Tes urine ini dilakukan secara mendadak untuk mengetahui apakah ada anggotanya terindikasi menggunakan narkoba atau tidak. Jika ada anggota yang hasil tes urinenya terindikasi memakai narkoba, maka anggota tersebut akan dikenakan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan Makorem 163/WSA oleh BNN dibawah pimpinan AKBP I Nyoman Artana SH. MH secara keseluruhan hasilnya negatif atau dinyatakan tidak ada yang terindikasi memakai narkoba,”

Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.30 Wita dan selesai pukul 10.30 wita ini berjalan tertib. Nantinya, sambung Kasiintel, tes urine ini akan dilakukan bertahap, berkesiambungan dan tetap mendadak untuk mengontrol anggotanya agar benar-benar menjadi prajurit Korem 163/WSA yang baik. Baik bagi dirinya sendiri, kesatuannya dan masyarakat. (penrem 163/Wira Satya)
Continue Reading...

MENABUNG 100 JUTA POHON DI KAB. KARANGASEM



KODIM 1623/KARANG ASEM AWALI HARI MENABUNG POHON

Gerakan Menabung 100 juta Pohon di seluruh indonesia yang diprakarsai Pimpinan TNI bekerjasama dengan Pertamina Foundation secara serentak telah dimulai pada kamis(21/11) dimana Kodam-Kodam se Indonesia termasuk Kodam IX/Udayana pada hari itu juga mulai melakukan penanaman berbagai jenis pohon. Kegiatan yang sifatnya massal ini diketahui masyarakat saat dilaksanakannyya tele conferens antara Kasad dengan para Panglima Kodam yang menginformasikan mekanisme penanaman ribuan pohon di wilayah masing-masing.

Untuk wilayah Kodam IX/Udayana sasaran kegiatan penanaman pohon dipusatkan di wilayah Kodim 1623/ Karang Asem. Acara pembukaan dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya serta segenap unsur pimpinan daerah kabupaten Karang asem.  Jenis tanaman yang disiapkan Albesia sebanyak 5000 pohon dan Gamelina 5000 pohon segera akan ditanam di lahan tanah seluas 10 Hektar milik warga masyarakat  .

Kegiatan Penghijauan adalah salah satu program penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya pelestarian alam ini sehingga Penghijauan dijadikan sebagai program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk di Kec.Rendang, Kab.Karang asem, Bali. Banyak fakta yang menunjukkan bahwa tidak jarang pembangunan pemukiman didirikan diatas lahan hijau, tanah pertanian maupun tanah produktif masyarakat. Padahal tumbuhan diatas lahan tersebut dalam ekosistem nya berperan sebagai produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya dan mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi Oksigen (O2) dalam proses fotosintesis. 

Kegiatan Penghijauan yang di selenggarakan di Kec.Rendang, wilayah Kodim 1623/Karang asem pada hakekatnya adalah suatu upaya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan fungsi lahan agar dapat berproduksi secara optimal, baik sebagai pengatur suhu, tekanan udara, penyimpanan air atau perlindungan lingkungan. 
 
Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H12O6 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk mennyerap CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

Wilayah Kodim 1623/Karang asem merupakan wilayah perbukitan dengan kemiringan relatif tinggi. Kondisi ini menjadikan Karangasem menjadi wilayah yang rawan terhadap bencana kekeringan bahkan sering kali terjadi kebakaran dimusim panas dan tanahnya longsor ketika musim penghujan. Oleh karena itu, penghijauan merupakan salah satu kunci untuk meminimalisir terjadinya bencana juga berfungsi menjaga kualitas paru-paru dunia. Berkaitan dengan masalah tersebut. Dalam hal ini Kodim 1623/Karang asem dengan dukungan Pertamina Foundation berarti turut berpartisipasi dalam misi penyelamatan bumi dari pemanasan global dan mengurangi resiko bencana kebakaran maupun tanah longsor di wilayahnya sendiri yakni tergabung dalam suatu program yang sangat simpatik yaitu :"Menabung Pohon ".

Menurut Dandim 1623/Karang asem Letkol Inf Rahmad, Strategi TNI dalam program menabung 100 juta pohon bersama PT Pertamina Foundation merupakan mengembangkan upaya meningkatkan kesejahteraan secara utuh, kesejahteraan lahir dan bathin khususnya bagi masyarakat kabupaten Karang Asem dengan harapan di masa mendatang akan lebih banyak lagi warga masyarakat Bali bergabung kedalam program ini. (Penrem163/Wira Satya)






Continue Reading...

Minggu, 03 November 2013

PENUTUPAN TMMD KE-91 DI WILAYAH KAB. KLUNGKUNG

Gubernur Berharap TMMD Tetap Berkesinambungan

Kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 91 di Kab Klungkung, Bali, resmi ditutup oleh Bupati Klungkung Tjokorda Gde Agung S Sos dalam suatu upacara di Lapangan sepak bola SMP Negeri Dawan kab. Klungkung. Selasa (29/10).

Upacara penutupan diawali dengan pemeriksaan pasukan, selanjutnya pembacaan laporan hasil pelaksanaan TMMD oleh Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf  Andre Syahputra selaku Dansatgas TMMD di Wilayah Klungkung sekaligus penanda tanganan naskah serah terima hasil kegiatan TMMD kepada Bupati Klungkung.

Dandim 1610/Klk selaku Dansatgas TMMD Klungkung dalam laporan tertulisnya mengatakan bahwa untuk TMMD ke-91 ini dilaksanakan selama 21 hari sejak 9 oktober sampai dengan 29 Oktober 2013 telah berhasil membangun sarana dan prasarana dengan pencapaian 100% dari rencana yang disiapkan.

TMMD ke 91 yang dipusatkan di Kecamatan Dawan (Klungkung) dimana TNI bersama rakyat, setiap harinya tidak kurang dari 150 orang melakukan pembangunan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik berupa pembuatan badan jalan sepanjang 1.392 m, lebar 3,5 m, dan pengerasan jalan (pengaspalan) sepanjang 500 m, lebar 3,5m yakni sebuah jalan tembus yang menghubungkan Dusun Kanginan Desa Besan dengan Desa Dawan Kaler Kec. Dawan Kab. Klungkung.

Selain membangun jalan penghubung, juga membuat saluran air kiri-kanan jalan desa sepanjang 510 m, lebar 60 cm, kedalaman 60 cm di Dusun Buayang Desa Gunaksa, Kec. Dawan kab. Klungkung. 

Sedangkan kegiatan non fisik yang dilaksanakan meliputi penyuluhan dibidang pertanian, perkebunan, bela negara, koperasi dan UKM, lingkungan hidup, wawasan kebangsaan, sadar hukum, kesehatan lingkungan, keluarga berencana, Ceramah Agama , pendidikan dan bahaya narkoba.

Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Bupati mengatakan kegiatan TMMD walau dengan dana yang terbatas tetapi mempunyai nilai tambah yang cukup tinggi dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat diharapkan dapat menanggulangi permasalahan khususnya dalam penyediaan infrastruktur. 

Gubernur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana dan jajarannya dan berharap TMMD ini dapat dilaksanakan berkesinambungan sehingga dapat mempercepat terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.

Usai upacara penutupan dilaksanakan kegiatan foto bersama Kasdam IX/Udayana, Bupati, Kapolres, Dandim serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan TMMD ke-91 di Wilayah Klungkung. (Penrem 163/Wira Satya).

Hadir pada upacara penutupan TMMD ke-91 di Klungkung antara lain, Kasdam IX/Udayana beserta pejabat eselon IV Kodam IX/Udayana dan Pemprov Bali, segenap unsur forum koordinasi antar pimpinan Kab. Klungkung, Wakil ketua Persit KCK Pengurus Daerah IX serta undangan lainnya.


Continue Reading...
 

Korem 163/Wirasatya Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template